Selasa, 23 Desember 2014

tak mengapa..

hey..tadi aku melihat mu...
melihat senyummu lagi.,,..
melihat lekuk tubuhmu lagi..

yaa sperti biasa,,,
sepertinya cuma aku yang melihat kamu,,
padahal tadi kita juga sempet berpapasan..
seperti biasa...kamu cuek sama aku...

menghindar,,???
iya lah,,,mana tega aku melihat kamu kesiksa menahan sakit batin karena kamu melihatku tadi...??
tentu aku tidak setega itu.....senja.

kamu tau, senja.
sampai sekarang aku masih menyimpan tanya kepadamu,,
yang entah sampae kapan bakal kutahan ini semua tanpa kutanyakan kepadamu.

sebenci itukah kamu kepadaku, senja??


sehingga, berpapasan dengan ku saja, seolah kamu itu ketemu setan iblis atau sebagainya..atau bahkan serasa ketemu sampah??

tak apa lah , senja. kamu memiliki dan memelihara rasa serta perasaan seperti itu kepadaku..

tak mengapa...

aku tak menuntut kamu untuk membalas tatapan mataku ketika kita sedang bertemu mata.
aku juga tak memintamu untuk membalas menyebut namaku didalam setiap doamu..seperti halnya yang selalu kulakukan kepadamu.

entahlah senja. ini perasaan lapang dada atau hanya sekedar meredam kecewaku..tapi yang jelas aku memang benar benar tak menuntutmu untuk kembali lagi kedalam hidupku,,
meskipun nanti kujumpai kamu tak bersamanya lagi...

"karena cinta dan sayang itu bukan tentang paksaan, senja"

Senin, 22 Desember 2014

"semu..."

"datang dari mimpi semalam,
membawa sejuta bahkam triliunan rindu untuk ku cumbu..


namun...yang terjadi,,rinduku berbuah lara...


ku dapati kau telah tiada ketika ku buka mata..."

Jumat, 19 Desember 2014

"nyatanyaaa....????//""

ternyata nggak semudah itu,,,
aku tau aku sudah bodoh karena selalu menceritakanmu,,
dan buktinya,,aku memang bodoh.
aku nggak bisa jika harus tidk becerita tantang mu, senja,,,

kamu tau,,satu hal yang paling ku benci saat ini,,,
iya,,itu bercerita tentang kamu...
tapi apa?? kenyataAn nya,,hal yang kubenci itu malah selalu saja kulakukan...


aku nggak tau, senja..
harus dengan "jancuk" yang mana lagi agar aku bisa menghapus perih sinarmu...

satu hal..
aku akan selalu jadi malam,, untuk merengkuhmu dalam hangat gelap ketika kamu akan pulang dari hari mu yang melelahkan,,

-SAMPAI BATAS WAKTU YANG TIDAK BISA DITENTUKAN-

"terajut dalam sajak bulan dan bintang"

-15 dec '14

"hay bintang... sangat tidak biasa km menyapa dingin di kala malam sprti ini. ada apa gerangan??"

"rela menahan sakit hanya karena hal bodoh?? hidup tak seaingkat itu .."

"sudahlah...tak perlu pura2 dungu..km tau dy tak memikirkanmu. jangan berlaga sperti gunung yg selalu tahan kala dingin selalu saja menerpa"

"sudah saatnya km mencoba hal lain yang bisa membuat km jauh lebih baik lg..bukan terdiam dan seolah mnjadi karang yg slalu diterjang ombak"

"sudahlah...lupakan... malam memang selalu berhasil membuat org semakin gila dan keluar dr nalarnya "

"berbicara tentang bintang yg merindu bulan memang tak akan ada habisnyaa..pagi sudah mulai beranjak bangun..masih blm bs bertemu"

"semoga angin malam nanti bisa membantu mereka untuk bertemu..hnya sekedar bertatap mata dan sebentar saja bercanda..menyenangkan."

-18 dec '14
"ya memang..hujan itu romantis..dybgk prnh menyesal meski jatuh berkali2"

"tapi sudahlah..jangan iri pada hujan..karena dy gk mempunyai rasa"

"tapi yg psti yg hrus diinget..setiap hujan turun..kudapati kau telah berubah " :)

"yaa..ada seribu bahkan jutaan cerita duka ceria di balik hujan.."

"sungguh..bicara dengan hujan itu selalu bisa membuat semua lebih bersahaja."

"terkadang.ada sedkit keinginan agr hujan tak cepat berlalu.namun smw tau..smw didunia itu silih berganti datang perginya"

"ada alasan knp hujan agr selalu bergemericih.. krna iramanya bs menenangkan hati yg sedikit terluka..tp mngkin untuk sebgian org "

-19 dec '14
"atas nama alasan apa lagi aku harus selalu mengingat ingat tentang dirimu?? apakah hanya karena aku takut akan kehilangan semua tentang dirimu..? atau semua cerita tentang kamu??
hey itu sudah terjadii...semua hilang,,terabaikan,,terhempas.. dan aku masih mengingatmu??? ini sangat BODOH jika aku harus selalu bicara tentang kamu.,."

"bila harus terus seperti ini,,,apa bedanya aku dengan seonggok sampah yang berserak didepan halaman rumah orang yang sudah tak aku kenal..?? ini semakin menambah rasa kesakitanku..dan aku manusia,, aku tak mau selalu merasakan rasa sakit seprti ini..ini bodoh.."



- biarkan ini membekas menjadi jejak setapak yang perlahan tertutup debu yang dibawa angin-


biar membekas...

"tak ada niatan sedikitpun untuk memusnahkan tulisan-tulisan ku dulu disini...
jika itu semua tentang kamu..biarlah  menjadi tulisan yang terabaikan,,
jika itu tentang hal yang bukan tentang kamu,.,biar kan itu seolah menjdai pelangi ketika hujan sudah mulai beranjak pergi dari peraduan..

biar semua membekas ketika aku masih bersamamu,.,,"